Search

Dibuka Menguat Tipis, Wall Street Berbalik Melemah

Dibuka Menguat Tipis, Wall Street Berbalik Melemah

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis pada perdagangan Kamis (26/9/2019) setelah pemberi bocoran informasi (whistleblower) mengenai penyalahgunaan wewenang Presiden AS  Donald Trump muncul ke permukaan.

Indeks Dow Jones Industrial Average (Dow Jones) menguat 0,1% (23 poin) pada pukul 08:30 waktu setempat (20:30 WIB), tapi berbalik ke zona merah dengan koreksi 9,3 poin (-0,03%) 40 menit kemudian ke 26.961,42. Sebaliknya, indeks S&P 500 turun 6,8 poin (-0,23%) ke 2.977,89 sedangkan indeks Nasdaq melemah -0,4% (35,8 poin) ke 8.041,58.

Dalam aduannya, pemberi bocoran informasi mengatakan bahwa dia menerima informasi dari pejabat AS bahwa Trump memakai kantornya untuk menyalahgunakan akses luar negeri ke negara asing untuk kepentingan pemilu 2020.

Investor akan mendengar lebih banyak aduan ketika pejabat sementara (Plt) Direktur Intel Nasional AS Joseph Maguire memberikan kesaksian di depan Komisi Intel DPR AS pada pukul 09:00 waktu setempat (21:00 WIB).

Munculnya aduan tersebut mengangkat pertanyaan mengenai masa depan politik Trump karena DPR AS melancarkan penyidikan terkait pemakzulan terhadap mantan taipan properti tersebut.

Pada Selasa, lembaga tersebut telah merilis memo telepon antara Trump dan Presiden Ukrainia Volodymyr Zelensky, yang menunjukkan bahwa Trump minta Zelensky "mencari tahu" bisnis anak mantan Wakil Presiden AS Joe Biden.

"Ini menjadi pengingat mengenai risiko politik AS yang memengaruhi outlook ke depan. Sementara hasilnya belum pasti di tingkat dini seperti sekarang dan peluang persetujuan Senat sangat kecil, proses pemakzulan bisa memperkuat (atau memperkecil) risiko geopolitk," tutur Joseph Lupton, ekonom senior global J.P. Morgan, dalam laporan risetnya, seperti dikutip CNBC International.

Di tengah situasi tersebut, pelaku pasar juga masih tetap mencermati perkembangan perang dagang antara AS dan China yang dinilai bisa selesai lebih cepat dari perkiraan.

"Ini membuat saya heran, bahwa di tengah kejadian apapun, hal yang paling diperhatikan pasar adalah isu perdagangan dengan China," ujar Art Hogan, kepala perencana investasi National Securities.

Di luar kedua isu tersebut, pelaku pasar juga mencermati pidato yang akan disampaikan oleh beberapa anggota Federal Reserve sepanjang hari ini, termasuk Presiden The Fed St. Louis James Bullard pada pukul 10 :00 waktu setempat.

TIM RISET CNBC INDONESIA

(ags/ags)

Halaman Selanjutnya >>>>




Bagikan Berita Ini

0 Response to "Dibuka Menguat Tipis, Wall Street Berbalik Melemah"

Post a Comment

Powered by Blogger.